Muda Berkarya, Tua gak sia-sia
Showing posts with label WISATA. Show all posts
Showing posts with label WISATA. Show all posts

Wednesday, May 13, 2015

LOBSTER CULUN

, No comments
Selamat PAGI di hari ke 14 bulan mei ni kawan,
smile first untuk mengawali hari memusingkan ini,
huh,,
lama sudah gak pnah maen bloggeran, efeck terlalu sibuk sama dunia nyata akhirnya dunia maya aku lupakan, tapi sekarang kembali lagi, entah mau di respon apa, yang penting membuat tulisan dan meramaikan isi google aja,,




Monday, March 17, 2014

Pulau Indah yang Terkutuk - KREASI MASA MUDA

, No comments
Pulau Gaiola di Italia hanya sekitar 30 meter dari pantai, terdiri dari dua pulau yang dihubungkan oleh jembatan lengkung. Unik dan indah. Terdapat vila di satu pulau, dan pulau lainnya kosong.

Nama Gaiola diambil dari bahasa latin "Cavea" yang berarti gua kecil, karena ada sebuah gua di kawasan pantai. Lalu namanya menjadi "Caviola" dan mungkin karena dialek setempat hingga sekarang dikenal sebagai Gaiola.
 
Berabad lalu, terdapat kuil kecil untuk menyembah Venus di pulau yang terletak di perbatasan selatan Posillipo ini. Dan konon penyair Virgil - dianggap juga sebagai penyihir - sempat mengajar di sini.

Di awal abad ke-19, Pulau dihuni oleh seorang pertapa yang dikenal sebagai "The Wizard". Hingga akhirnya Norman Douglas, penulis The Land of Sirene membangun vila di atasnya.

Sejak itulah banyak masalah terjadi. Rangkaian kematian terjadi sejak tahun 1920-an. Ketika Hans Braun jadi pemilik vila, ia ditemukan dibunuh dan dibungkus dengan permadani. Tak lama kemudian istrinya tenggelam di laut.
 
Pemilik vila berikutnya adalah Jerman Otto Grunback, yang meninggal karena serangan jantung. Nasib yang sama menimpa industrialis farmasi Maurice-Yves Sandoz, yang bunuh diri di rumah sakit jiwa di Swiss.

 Pemiliknya berikutnya, industrialis baja Jerman, Baron Karl Paulus Langheim, menjadi gila karena kehancuran ekonomi. Lalu kepemilikan berpindah ke tangan Gianni Agnelli, kepala industri otomotif Fiat. Namun akibatnya, putra tunggalnya bunuh diri.
Setelah kematiannya anaknya, Gianni menyerahkan Fiat pada keponakannya, Umberto Agnelli. Aneh, Umberto akhirnya meninggal di usia 33 tahun mengidap kanker langka.

Pemilik lain, multi miliarder Paul Getty, setelah membeli pulau malah mencuri cucunya hingga bermasalah dengan polisi. Dan, pemilik terakhir Gianpasquale Grappone dipenjara ketika perusahaan asuransinya gagal.

Akhirnya, pulau Gaiola kini dibiarkan kosong. Vila, jembatan unik, dan wilayah sekitarnya hanya menjadi tempat wisata.









 

Friday, March 7, 2014

Masjid dengan Kisah 'Lubang yang Menuju Mekkah'

No comments
Masjid Agung Keraton Buton di Sulawesi Tenggara, merupakan peninggalan Kerajaan Islam Buton. Masjid ini punya kisah mengenai 'lubang yang menuju Mekkah'.

Masjid Agung Keraton Buton juga dikenal sebagai Masjid Agung Wolio. Masjid ini berada di Kota Bau-bau, Pulau Buton, Sulawesi Tenggara.


img

Bila melihat sekilas, masjid ini tampak biasa saja. Dengan bentuk persegi panjang, masjid tertua di Sulawesi Tenggara ini memiliki arsitektur yang sederhana. Tidak seperti Masjid Istiqlal di Jakarta atau Masjid Dian Al Mahri (Kubah Emas) yang memiliki bentuk bangunan yang megah.

Masjid yang sudah mengalami pemugaran sejak pemerintahan Sultan Buton ke-37 pada tahun 1930 ini memiliki 12 pintu di keempat sisinya dan 12 jendela di bagian atas. Maksud dari jumlah pintu dan jendela tersebut adalah menyesuaikan dengan jumlah pintu pada Benteng Wolio yang juga berjumlah 12.

User posted image

Ya, dari luar masjid ini memang terlihat biasa saja. Namun, bila Anda masuk ke dalamnya ada yang mencengangkan dan membuat Anda mengucap "Subhanallah".

Seperti dilansir dari situs resmi Pariwista Indonesia, di dalam masjid agung ini terdapat pusena (pusatnya bumi) yang konon kisahnya sering terdengar suara azan dari Mekkah, Arab Saudi. Pusena ini berbentuk lubang yang berada tepat di belakang Mihrab.

Masyarakat sekitar mempercayai kalau bekas kompleks Kesultanan Buton ini berada di atas pusat bumi. Lubang yang berada di dalam masjid ini pun dipercayai mereka sebagai gua bawah tanah yang bisa langsung 'menuju ke Mekkah'.

Selain, dianggap sebagai 'pintu Mekkah', lubang tersebut juga memiliki mitos lainnya. Konon, bila melongok ke dalam lubang pusena, Anda bisa melihat orang tua atau kerabat yang sudah lebih dahulu menghadap Sang Khalik.

Masjid Agung Keraton Buton cocok untuk destinasi wisata ziarah Anda dalam Ramadhan kali ini. Mampirlah jika Anda melakukan traveling ke Kota Bau-bau, Pulau Buton, Sultra.

Sumber :
detik.com

Kampung Melayu Warna-Warni di Afrika

No comments
Di abad 17, ketika kompeni menguasai hampir seluruh wilayah Nusantara, pengasingan orang-orang yang menjadi tahanan politik dan budak hingga nun jauh ke benua hitam, Afrika.

Orang-orang buangan tersebut ditempatkan di Bo-Kaap, sebuah kawasan di Cape Town, Afrika Selatan. Dari generasi ke generasi, mereka beranak-pinak dan akhirnya membentuk perkampungan melayu. Secara tak sengaja pula, pembuangan tersebut akhirnya menjadi penyebab menyebarnya agama Islam di Tanjung Harapan.

Menurut data, populasi muslim di Afrika Selatan kini mencapai 1,5% dari total 44 juta penduduk yang ada.

Rumah-rumah di Bo-Kaap bercorak khas, paduan antara gaya Timur dan neoklasik. Jalan-jalannya masih buatan batu asli dari abad ke-17, ditambah cat rumah yang warna-warni sehingga menambah keunikan kota ini. Pemukiman yang unik itu dikenal sebagai Kampung Melayu atau The Malay Quarter.

Penduduknya kebanyakan keturunan pendatang dari Indonesia, yang tiba di Benua Afrika 300 tahun silam.

Sepintas, orang tak akan yakin mereka keturunan Melayu. Nama panggilannya memang nama-nama islami khas Melayu, tapi nama keluarganya Barat, akibat peraturan dua abad lalu yang mengharuskan mereka memiliki nama yang mudah diucapkan penjajah Belanda. Lagi pula, mereka tidak berbahasa Melayu, tetapi Inggris dan Afrikaans, sejenis bahasa Belanda. Hanya beberapa kata Melayu saja yang masih terselip dalam bahasa mereka.

Menurut ahli-ahli sejarah, orang Indonesia pertama yang tiba di Afrika Selatan terdiri atas budak-budak atau pekerja paksa yang diangkut ke sana oleh pemerintah Hindia Belanda. Menurut arsip museum di Bo-Kaap, selama periode 1652 sampai 1808 tercatat 4.890 budak yang tiba di Cape Town, di antaranya 1.033 berasal dari Indonesia.

Terdapat sebelas masjid di Bo-Kaap. Yang tertua ialah Masjid Auwal yang dibangun pada tahun 1798. Masjid ini sekaligus sebagai simbol pengakuan Islam serta eksistensi muslim di Afrika Selatan. Dari masjid ini pula ajaran madzhab Syafiiyah mulai disebarkan. Seperti halnya mayoritas muslim Indonesia, di Afrika Selatan pun mayoritas warga muslim mempraktikkan Islam sesuai madzhab imam Syafii.

Hal yang menonjol lagi adalah bahwa di tempat ini, walaupun bukan negara muslim, namun kebebasan beragama begitu tinggi. Kaum laki-laki muslim mayoritas mengenakan baju gamis dan memelihara jenggot. Sementara kaum perempuannya, mengenakan abaya dan ada juga yang memakai hijab atau burqa sebagai penutup wajah. Mereka dengan leluasa bekerja dengan pakaian dan atribut seperti itu.

Punya rencana ke Afrika Selatan? Tak ada salahnya mengunjungi Bo-Kaap guna menelusuri jejak sejarah bangsa kita. Siapa tahu bisa menemukan rantai keluarga yang terputus? Who knows...



Sumber: laskarpena007.wordpress.com

Air Mancur Indah di Jembatan Seoul

No comments
Layaknya sebuah kota megapolitan, Seoul didukung oleh kota-kota satelit di sekitarnya. Salah satu penghubung yang unik adalah jembatan penghubung distrik Seocho dan Yungsan, membelah Sungai Han di pusat Kota Seoul.

Jembatan Jamsu yang dibangun sejak 1980 ini kemudian direnovasi pada 2009 menjadikannya lebih dari sekadar prasarana transportasi. Suguhan utamanya adalah Moonlight Rainbow Fountain. Ini adalah pertunjukan air mancur jembatan paling panjang yang dicatat Guiness World Record.

Air mancur ini mengalir dari sisi kiri dan kanan jembatan, yang panjangnya 1.140 m. Debit air yang dikeluarkan sekitar 190 ton per menit. Air mancur tersebut jatuh di jarak 43 meter dari jembatan. Diiringi alunan musik, air mancur pelangi ini seakan menari.



Biasanya begitu senja datang, maka  200 lampu aneka warna menyinari air mancur yang terjun langsung ke Sungai Han di bawah jembatan tersebut. Inilah momen terindah untuk mengagumi air mancur yang berwarna-warni.

Untuk melihat langsung pertunjukan Moonlight Rainbow Fountain, wisatawan bisa mengunjungi Seoul pada bulan April-Oktober. Jam pertunjukan berbeda-beda tiap bulan, namun biasanya selalu ada pukul 12.00, 20.00, dan 21.00 waktu setempat. Moonlight Rainbow Fountain berdurasi 15 menit.


Sumber:
mobgenic.

7 Tips Liburan ke Kepulauan Seribu Lebih Seru dan Tak Terlupakan

No comments
Tak perlu jauh-jauh untuk berlibur singkat ke pantai, Kepulauan Seribu merupakan tempat yang cocok untuk traveler terutama yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya. Banyak kiat khusus yang bisa Anda simak sebelum berlabuh ke pulau ini.

Di Kepulauan Seribu ada puluhan pulau kecil dan mulai banyak dieksplor oleh traveler. Tentunya, pemandangan pantai-pantai itu tak kalah keren.



Saat pergi ke sana, traveler hanya membutuhkan waktu selama kurang lebih 1,5 jam menyebrang sesuai jenis kapal yang Anda naiki. Traveler bisa menjangkau pulau-pulau tersebut dari Pelabuhan Muara Angke, Pelabuhan Ancol Marina atau Muara Kamal.

Banyak panduan wisata dan tips yang bisa Anda perhatikan sebelum menikmati cantiknya Pulau Seribu dan pulau kecil lainnya.

Berikut 7 tips yang dilansir dari detikTravel:


1. Pintar memilih agen travel yang menyediakan paket tur hemat


Banyak agen travel yang menawarkan harga paket menggiurkan untuk menikmati indahnya panorama Kepulauan Seribu. Fasilitasnya pun tak jauh berbeda. Jangan menyia-nyiakan momen berlibur ke Pulau seribu dengan menikmati fasilitas yang biasa-biasa saja.

Biasanya mereka menawarkan fasilitas penginapan yang nyaman, memberikan spot terbaik untuk menikmati watersport, mengajak traveler keliling menggunakan sepeda sampai menyiapkan makanan yang menggoda lidah.

Sayangnya, beberapa agen travel tersebut biasanya menawarkan harga paket itu dengan batas minimal orang sekali jalan. Untuk itu, kita harus jeli memilih agen travel yang memasang tarif yang terjangkau tetapi dapat memuaskan waktu liburan kita.


2. Ingatlah jadwal pemberangkatan kapal


Sebelum mencapai Kepulauan Seribu, awal pemberangkatan kapal berpusat di Muara Angke, Pelabuhan Ancol Marina dan Muara Kamal.

Jadwal transportasi kapal untuk menggapai Kepulauan Seribu dimulai dari pukul 07.00 WIB sesuai dengan jadwal pemberangkatan pelabuhan masing-masing.

Namun, jangan khawatir jika Anda ingin berangkat di siang hari karena tersedia pula kapal yang siap mengantarkan Anda menyusuri Pulau Seribu dan pulau lain di sekililingnya.

Sebaiknya catat dahulu jadwal pemberangkatan kapal yang sudah ditentukan. Jangan sampai tertinggal kapal, karena hal tersebut bisa merusak rencana berlibur Anda.


3. Pakailah sunblock


Keelokan panorama pantai pasti membuat kita lupa akan segalanya. Ketika menikmati deburan ombak, pasti tak pernah lepas dari sengatan matahari yang membuat kulit kita seperti terbakar.

Sunblock merupakan hal yang penting untuk dibawa dan digunakan saat berlibur ke pantai. Traveler jangan pernah lupa memasukkan benda satu ini ke dalam tas sebelum berangkat. Dengan menggunakan tabir surya, kulit kita akan terlindungi dari sengatan sinar matahari.


4. Pakailah baju-baju berbahan katun


Pantai identik dengan cuaca yang panas menyengat dan membuat kita mudah bermandikan keringat. Untuk itu, hal berikutnya yang harus diperhatikan saat berlibur ke Pulau Seribu adalah menyiapkan beberapa baju berbahan katun.

Sejatinya, baju berbahan katun itu nyaman digunakan dan gampang menyerap keringat. Kemudian, pilihlah warna-warna baju yang cerah agar tidak menyerap cahaya matahari yang berlebihan.


5. Bawa bekal makanan ringan dan minuman sendiri


Semua tempat wisata pasti dimanfaatkan oleh penduduk setempat untuk meraup keuntungan lebih dari berjualan makanan dan minuman. Ada tips yang juga penting saat traveler berlibur ke Pulau Seribu, apalagi bagi traveler yang suka cemal-cemil.

Sebaiknya hindari membeli makanan dan minuman di lokasi wisata tersebut karena harga jual di sana pasti lebih mahal. Jangan malas untuk menyiapkan perbekalan dari rumah. Kemudian, bawalah air mineral yang ekstra untuk menghalau dahaga di tengah terik panas Pulau Seribu.


6. Membawa gadget atau kamera dengan baterai penuh dan baterai cadangan


Di era sekarang ini, traveler pasti tak pernah meninggalkan gadget untuk menemani waktu liburan asyik. Nyatanya, meninggalkan gadget sedetik pun traveler pasti kelimpungan.

Traveler biasanya narsis untuk pamer status di beberapa akun sosial media dan messanger. Saking asyiknya, biasanya Anda lupa untuk menyiapkan baterai yang full saat ingin mengabadikan momen seru liburan. Selain itu, gadget juga berfungsi untuk menangkap gambar dengan mata kamera.

Sebelum mengelilingi pantai, sebaiknya Anda harus mengisi gagdet Anda dengan full baterai. Jangan sering-sering memakai gadget untuk hal yang tidak penting. Tetapi, sekarang sudah banyak alat bantu penambah daya seperti powerbank untuk traveler yang gila gadget.


7. Pilih hotel yang memiliki spot terindah


Bagi traveler yang memiliki budget lebih, ternyata di Pulau Seribu banyak disediakan penginapan yang memiliki spot terindah. Ada hotel yang memiliki spot terbaik di mana Anda bisa melihat sunset cantik di langit senja dari dalam kamar.

Tuesday, March 4, 2014

TENTANG PENULIS

, , , , , , , , , , 1 comment
NAMA     : M. IRAWADI SOFYAN
TTL          : Pancor, 17 Juli 1994
Alamat      : Rakam, Pancor, selong, LOMBOK TIMUR
Hobby      : Melakukan Hal-hal baru yang unik
Cita-cita    : Menjadi seorang PENGUSAHA

SEJARAH PENDIDIKAN
1. SDN 1 GN. RAJAK - SAKRA BARAT
2. MTs. NW ABROR
3. SMKN 1 SELONG
4. STIA MUHAMMADIYAH (now)

MEDIA ONLINE :
This is my blog, and to look for me :) The online media is not hard anyway
enough searching on google engine or wherever it with the name of "the yand SHIINOBI"
the double letter "i", my name is yand shiinobi. :p


Terlahir dari keluarga tidak miskin kurang kaya yoo tapi sederhana, entah apa yang di pikirkan orang tua saya dulu sehingga memberi nama M. IRAWADI SOFYAN, pernah sesekali gua tanya nyokap, jawabannya cuman nama sisa perang dunia II, waawwwww .. begitu teganya mak gua, TAPI TIDAKLAH itu cuman bercanda saja, itu nama punya arti dan makna yang bagus dan sampai sekarang arti dan makna itu belum gua ketahui,
ohh shitttt ,,, terlahir dengan wajah yang tidak memalu-malukan lah, ideal di bawa arisan brondong atau semacamnya, haha
gua orangnya cepet penasaran dan sedikit keras kepala, jadi apa yang gua mau, sekeras dan sesungguh-sungguh mungkin untuk gua capai, yaa banyakan positifnya juga sih tuu sifatt,

cukup sekian anak-anak :)
bee ngeno soww juluq ndeh batur-batur
ndak becerite laloq ite bejorak :D








































Entries RSS Comments RSS

Total Pageviews

Translate


Copyright © Kreasi Masa Muda
Powered by Blogger
Distributed By Free Blogger Templates | Design by N.Design Studio
Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com